Kenapa mesti takut dengan resign dari pekerjaan yang
sekarang sebelum mendapat pekerjaan baru. Hmm..... banyak alasannya, mungkin
yang pertama anda dengar adalah buruk untuk resume anda, harus merubah gaya
hidup, dan yang tidak boleh dilupakan juga keengganan untuk beradaptasi dengan
hal yang baru. Tapi biar saya kasih tau, mungkin diluar sana, pekerjaan baru
yang menanti anda nyatanya lebih menarik dari pekerjaan anda yang sekarang,
betul gak ?? hehe menarik juga kalau dipikirkan, banyaknya pekerja atau
karyawa
n yang rela di bully oleh bosnya setiap hari, atau sudah beberapa tahun tidak naik gaji tapi dia tetap bekerja disana. Well saya bukan orang seperti itu, teman-teman saya bilang saya nekat, tapi saya menganggap diri saya survivor, dalam artian saya bisa bekerja dimana saja, maka dari itu ketika saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan saya yang sebelumnya, banyak yang menganggap saya bodoh, karena segalanya sudah saya dapat disini, gaji yang lumayan, tunjangan kesehatan, asuransi, dplk, bla...bla...bla , hal-hal yang impikan oleh setiap pegawai. Tapi nyatanya saya masih memendam kekesalan dalam bekerja, tidak ikhlas, membuat saya tidak enak bekerja, apalagi kalau bukan bos yang selalu ngedumel, marah-marah, dan selalu merasa paling benar sendiri, but well saya anggap dia adalah kemunduran dari generasi berkebutuhan khusus, haha... itulah ungkapan kekesalan dari saya, hingga saya langsung memutuskan untuk resign, eits tapi jangan anggap saya tidak berpikir panjang loh, ada beberapa yang harus menjadi bahan pertimbangan ketika anda memutuskan untuk resign sebelum anda mendapatkan pekerjaan yang baru, berikut yang bisa saya ambil dari pengalaman saya :
n yang rela di bully oleh bosnya setiap hari, atau sudah beberapa tahun tidak naik gaji tapi dia tetap bekerja disana. Well saya bukan orang seperti itu, teman-teman saya bilang saya nekat, tapi saya menganggap diri saya survivor, dalam artian saya bisa bekerja dimana saja, maka dari itu ketika saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan saya yang sebelumnya, banyak yang menganggap saya bodoh, karena segalanya sudah saya dapat disini, gaji yang lumayan, tunjangan kesehatan, asuransi, dplk, bla...bla...bla , hal-hal yang impikan oleh setiap pegawai. Tapi nyatanya saya masih memendam kekesalan dalam bekerja, tidak ikhlas, membuat saya tidak enak bekerja, apalagi kalau bukan bos yang selalu ngedumel, marah-marah, dan selalu merasa paling benar sendiri, but well saya anggap dia adalah kemunduran dari generasi berkebutuhan khusus, haha... itulah ungkapan kekesalan dari saya, hingga saya langsung memutuskan untuk resign, eits tapi jangan anggap saya tidak berpikir panjang loh, ada beberapa yang harus menjadi bahan pertimbangan ketika anda memutuskan untuk resign sebelum anda mendapatkan pekerjaan yang baru, berikut yang bisa saya ambil dari pengalaman saya :
1. Pastikan
anda mempunyai tabungan lebih, minimal sekitar 3 kali gaji anda sebulan, untuk
yang sudah berkeluarga harus lebih dari itu.
2. Bersiap
untuk hidup hemat, mungkin anda harus siap paling besar menghemat 70%
pengeluaran anda sebulan biasanya. Jadi anda harus bisa bertahan dengan 30%
saja dari total biaya pengeluaran anda per bulan.
![]() |
| Sumber : m65recruitment.co.uk |
4. Lebih
baik lebih banyak menghabiskan waktu dirumah untuk memperbaiki CV anda untuk
melamar pekerjaan yang lainnya, pekerjaan yang cocok untuk belum tentu datang
cepat juga.
Well hanya itu tips dari saya, masih kurang yakin,
jangan takut rezeki tidak kemana-mana, contoh saya, alhamdulilah tidak sampai
sebulan saya mengajukan resign saya langsung mendapat pekerjaan baru, setelah
saya mulai bekerja tempat yang baru pun panggilan-panggilan interview masih
berdatangan. Good luck !

Hai kak, artikel yang bagus:) Mau tanya, kadang karena kita resign sebelum bekerja, pasti tempat pekerjaan yang kita lamar akan bertanya "Kenapa Resign sebelum dapat kerja baru?" Itu menurut kakak jawaban yang baik seperti apa yaa?
BalasHapusThank You :)